N2Z

Our Social Network

Home

Blog

Setelah Paxos Salah Cetak $300 Triliun: Apakah Dunia Stablecoin Masih Bisa Dipercaya?

Setelah Paxos Salah Cetak $300 Triliun: Apakah Dunia Stablecoin Masih Bisa Dipercaya?

Setelah Paxos Salah Cetak $300 Triliun: Apakah Dunia Stablecoin Masih Bisa Dipercaya?
👀 Sedang dibaca: 1 orang
Ukuran Font

Setelah insiden absurd di mana Paxos — partner blockchain PayPal — nggak sengaja “mencetak” $300 triliun PYUSD, satu pertanyaan besar muncul: masih bisakah kita percaya pada stablecoin?

baca article tentang: PayPal & Paxos Bikin Geger: Stablecoin “Salah Cetak” Rp 300 Kuadriliun?!

Soalnya, konsep stablecoin dari awal itu simpel: nilai stabil, aman, dan jadi jembatan antara dunia fiat dan kripto. Tapi ketika perusahaan sebesar Paxos bisa salah cetak token sebanyak dua kali GDP dunia, semua janji itu mulai terdengar agak... goyah. 


“Stable” Tapi Gagal Stabil

Stablecoin dirancang buat hindari drama volatilitas kayak Bitcoin. Tapi faktanya, beberapa tahun terakhir, kita udah lihat beberapa “stabil” coin malah collapse, kayak TerraUSD (LUNA) dulu.

Nah, kasus Paxos ini beda — bukan karena sistem keuangan mereka gagal, tapi karena kesalahan teknis internal. Tetap aja, hal ini bikin banyak pihak sadar bahwa “error kecil” di blockchain bisa berarti chaos global kalau nggak dikontrol.

Beberapa analis crypto bilang insiden ini jadi alarm buat seluruh industri:

“Stablecoin itu bukan cuma soal nilai dolar-nya tetap 1:1. Tapi juga soal stabilitas sistem dan kepercayaan pengguna,” kata seorang pakar Web3 di forum Reddit.


Masalahnya Ada di Backend

Yang menarik, kejadian ini bukan soal hacking atau serangan eksternal — tapi murni dari backend error.
Artinya, blockchain memang aman, tapi proses otomatisasi di belakang layar (smart contract, server, API) masih rentan banget.

Bayangin aja kalau error itu nggak cepat ketahuan dan langsung dibakar — mungkin harga pasar crypto bakal kacau, dan siapa pun yang pegang PYUSD bisa tiba-tiba jadi “triliuner” semalam.


Efek Domino ke PayPal dan Dunia Keuangan

Buat PayPal, yang baru aja nyemplung serius ke dunia blockchain lewat PYUSD, insiden ini jelas bikin reputasi mereka agak goyah. Investor jadi lebih hati-hati, dan media keuangan mulai mempertanyakan:

“Apakah perusahaan fintech tradisional siap bermain di dunia blockchain yang kompleks ini?”

Bahkan bank-bank besar yang sebelumnya tertarik meluncurkan stablecoin sendiri, mulai mikir dua kali. Karena kalau pemain sekelas Paxos aja bisa salah cetak triliunan dolar, apalagi startup baru?


Dunia Web3 Butuh Audit dan Accountability

Dari insiden ini, satu hal makin jelas:

Blockchain bisa transparan, tapi manusia di baliknya tetap bisa salah.

Maka, muncul tuntutan baru: audit real-time, sistem multi-verifikasi sebelum token dicetak, dan failsafe trigger biar kesalahan semacam ini nggak keulang.

Kalau nggak, kepercayaan terhadap stablecoin bisa benar-benar luntur — dan mimpi “masa depan finansial terdesentralisasi” bisa jadi cuma jargon kosong.


Kesimpulan

Kasus Paxos ini jadi pengingat keras bahwa teknologi canggih nggak berarti sempurna.
Crypto dan stablecoin masih punya masa depan cerah, tapi butuh sistem yang benar-benar “stable” — bukan cuma dari segi harga, tapi juga integritas dan keamanan.

Sampai itu terwujud, satu kesalahan kecil bisa berarti $300 triliun kesalahan besar.

Bagaimana artikel ini?
🎮 Mini Game: Spin & Win!

Putar roda untuk dapatkan tantangan seru dan tingkatkan engagement-mu! 🚀

💬 Komen
📤 Share
❤️ Like
👀 Baca
🔖 Simpan
📱 Follow
⭐ Rate
🎉 Bonus

💬 Comments (0)

Bergabung dengan 0 orang yang sudah berkomentar. Apa pendapatmu?

Belum ada komentar untuk berita ini.

💬 Kolom Komentar

Berikan Tanggapan / Curhatan Terbaikmu Guys! Yuk diskusi bareng!

Baca Juga

Artikel lain yang mungkin menarik buat kamu. Scroll aja, siapa tahu nemu yang relate banget sama lo!

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Ini Cara Memanfaatkan AI supaya Belajar Lebih Efektif

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Ini Cara Memanfaatkan AI supaya Belajar Lebih Efektif

Tahun ajaran baru telah berjalan beberapa minggu....

M Tajul Munandar
M Tajul Munandar
date 04 August 2026
Sambut HUT RI ke-81 Lebih Praktis, Ini Cara Memanfaatkan AI untuk Menyiapkan Acara 17 Agustus

Sambut HUT RI ke-81 Lebih Praktis, Ini Cara Memanfaatkan AI untuk Menyiapkan Acara 17 Agustus

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

M Tajul Munandar
M Tajul Munandar
date 03 August 2026
Jualan di Shopee, Tokopedia, Lazada, atau Blibli? Mulai Besok Pajak Dipotong Otomatis

Jualan di Shopee, Tokopedia, Lazada, atau Blibli? Mulai Besok Pajak Dipotong Otomatis

Buat kamu yang berjualan online, ada perubahan pen...

M Tajul Munandar
M Tajul Munandar
date 01 August 2026
vexon

N2Z / News To Gen-Z adalah web blog yang menyajikan informasi terbaru seputar teknologi, dari AI hingga desain web modern, untuk membantu kreator dan pelaku bisnis digital tetap inovatif dan mengikuti tren terkini.

© 2024 Developer Dadakan, Inc. All Rights Reserved.

📤 Bagikan